Kurang lebih beberapa bulan cuaca sangat panas, belum ada makhluk yang bernama manusia mati massal, kecuali saat pandemi Covid19 lalu. Beruntun peristiwa dunia yang menewaskan manusia.
Di sela-sela cuaca global yang sangat panas, Minggu, (29/10/2023) tiga dermawan dari Jakarta yang didampingi Marianus Supriadi bersama keluarga menyapa umat di Lingkungan Sambikoe untuk membawa sebuah rezeki bagi peningkatan iman di lingkungan tersebut. Ketiga dermawan itu merayakan Hari minggu biasa dilingkungan itu yang dipimpin Pastor Paroki Santo Arnoldus Jannsen-Santo Josef Freidemetz Waelengga, Kevikepan Borong, Keuskupan Ruteng, Romo Herbertus Karno, Pr didampingi Fratter TOP, Frater Fredos, Pr, biasa dipanggil. Dan juga Ketua Dewan Keuangan Paroki (DKP), Lukas Sumba.
Kepok Adat
Sebelum perayaan Hari Minggu biasa, terlebih dahulu, warga Lingkungan Sambikoe menyambut tiga dermawan dan keluarga Marianus Supriadi dengan ritual kepok adat di pintu masuk Gereja Kapela Lingkungan Sambikoe. Seekor ayam jantan berbulu putih serta topi nggobe khas Etnis Rongga diserahkan sebagai tanda kehormatan atas kedatangan tamu yang membawa berkat bagi umat Lingkungan Sambikoe.
Sambutan Pastor Paroki dan Ketua DKP
Romo Heri dan Ketua DKP, Lukas Sumba berkali menyampaikan terima kasih ketiga dermawan dan keluarga Marianus Supriadi atas rezeki yang diterima oleh umat Lingkungan Sambikoe berupa Patung Bunda Maria.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












