Tetangga dari Mama Magdalena menyiapkan tiga kursi untuk menyambut tamu tersebut. Senyum tulus dari Mama Magdalena Meo meluluhkan hati dari tiga dermawan dari Jakarta serta keluarga Marianus Supriadi. Kami yang lain juga sangat terkejut dengan kondisi rumah dari Mama Magdalena Meo yang sangat menusuk hati ketika kami melihat kondisi rumah dengan dinding pelupuh bambu dan kondisi bagian dalam rumah tersebut. Kami semua diam. Membisu dan menusuk hati dengan kondisi rumah dari mama Magdalenda Meo. Kami tak banyak bicara dan hanya mengamati kondisi rumah serta kondisi Mama Magdalena Meo tersebut.

Tetangga dari Mama Magdalena Meo menerangkan kepada ketiga dermawan dari Jakarta dan keluarga Marianus Supriadi serta kami yang menyambanginya bahwa Mama Magdalena Meo tidak bisa mendengar dengan baik. Mama Magdalena Meo memiliki tiga anak. Satunya sudah berkeluarga dan satunya merantau ke Pulau Bali dan satunya masih tinggal bersamanya. Ketiga anaknya tidak sekolah.
“Untuk memenuhi kebutuhan harian dari Mama Magdalena Meo, tetangga biasanya menghantar beras. Selain itu Mama Magdalena Meo mencari rumput laut. Selain itu, Mama Magdalena Meo memelihara seekor babi. Tadi sebelum ia bertemu dengan para tamu, ia sedang urus pakan babi di rumah tetangga. Beginilah kondisi kehidupan dari Mama Magdalena Meo. Kami tetangga sering membantu semampu kami dengan menghantar beras untuk dimasak. Suami dari Mama Magdalena Meo tidak tinggal bersama lagi,” jelas tetangga tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












