BIDIKNUSATENGGARA.COM | Kesadaran warga Desa Laleten terhadap pentingnya pendidikan patut diacungkan jempol. Sebanyak Sembilan warga telah menghibahkan Sepuluh Hektar tanah kepada Pemerintah Kabupaten Malaka untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR).
Tindakan mulia warga Laleten ini menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya merupakan tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab masyarakat.
Acara yang berlangsung di Kantor Desa Laleten, Kecamatan Weliman, pada Selasa (20/5/25), dimulai dengan penandatanganan berita acara di atas meterai oleh para pemilik lahan. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan patok lahan secara simbolis oleh Wakil Bupati Henri Melki Simu dan disaksikan oleh Asisten II Agustinus Nahak, serta beberapa Pimpinan Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga Desa setempat.
Pada kesempatan tersebut, Henri Melki Simu menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah menghibahkan tanah mereka untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Tanah yang dihibahkan ini merupakan wujud semangat masyarakat untuk membangun masa depan Bangsa. Kami pastikan pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan ini akan menjadi prioritas,” ujar Henri Simu.
Lebih lanjut, Henri Simu menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat tidak akan mengganggu Sistem Pendidikan yang sudah ada, tetapi justru menjadi solusi bagi anak-anak yang putus Sekolah karena kendala ekonomi, geografis, maupun faktor sosial lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












