Dia juga mempertanyakan pengelolaan rumah jabatan itu oleh bagian umum, yang tampak seperti tidak ada perhatian dalam perawatannya. “Apakah bagian umum tidak memiliki anggaran operasional untuk penjagaan rumah jabatan ini? Ini adalah rumah pemerintah yang seharusnya mendapatkan perhatian, bukan dibiarkan gelap seperti ini,” tambahnya sambil melanjutkan perjalanannya.
Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, Ferdinandus Un Muti ketika dikonfirmasi wartawan media ini pada Rabu, (8/1/25) menyatakan dirinya sudah lama tidak melintasi rumah jabatan bupati tersebut.
“Aduhh ini saya mau jawab bagaimana e… Saya lama juga tidak lewat kesana. Saya tidak tau kondisinya seperti apa,” terang Sekda Malaka, terkesan bahwa perhatian pemerintah terhadap rumah jabatan ini memang minim.
Sekda mengatakan akan mengecek Kabag Umum Sekretariat Kabupaten Malaka untuk mengetahui aktivitas di rumah jabatan Bupati. “Nanti saya cek kembali melalui kabagnya, aktivitasnya seperti apa, karena pak bupati juga tinggalnya sudah di Weleun,” tambahnya.
Dia menjelaskan, yang ia tahu ada staf yang bertugas untuk membersihkan dan menyalakan lampu. “Ada staf yang ditugaskan disana untuk bersih-bersih dan menyalakan lampu. Tapi saya tidak pantau setiap harinya. Nanti melalui kabag umum saya tanyakan informasi,” pungkasnya. *(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












