“Laporan akhir itu menjadi dasar untuk segera dilakukan eksekusi R3P dan kita di daerah sudah diminta untuk segera mengirim laporan lewat E-proposal”, lanjutnya.
Kabupaten Malaka awalnya mengusulkan 223 miliar untuk Dana penanganan seroja tahap pasca bencana namun usulan 223 miliar tersebut merupakan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat bencana seroja. Sehingga kabupaten Malaka mengusulkan 500 miliar lebih untuk mengakomodir Daerah Aliran Sungai (DAS) Benenai dalam mengatasi banjir.
“Untuk kabupaten Malaka, awalnya kita koordinasi dan kita sampaikan usulan 223 miliar, tetapi setelah dokumen itu kita bawa ke pusat, kita koordinasi dengan Deputi R3P, Pak Jhoni Sumbung, beliau menyampaikan bahwa Malaka jangan terpaku pada jumlah kerusakan. Karena 223 miliar itu jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat bencana seroja, jadi bisa diusulkan lebih besar lebih baik, sehingga waktu itu kita usulkan sekitar 500 miliar”, tutup Gabriel. (Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












