Dirinya menjelaskan, program R3P tersebut diusulkan dari seluruh kabupaten yang mengalami bencana seroja 2021 lalu, “Usulan ini dari semua kabupaten. Dan kita dari Kabupaten Malaka sudah ajukan lewat E-proposal tinggal disana koreksi bila ada kekurangan mereka akan sampaikan kembali untuk kita perbaiki sambil menunggu rekomendasi gubernur”, pungkasnya
Dikatakannya, usulan melalui program R3P tersebut akan dieksekusi secara bertahap. Dimulai pada 2023 sampai dengan 2024 sesuai informasi yang disampaikan oleh Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Johny Sumbung S.K.M, M.Kes.
“Oleh karena itu kita dari daerah akan dialokasikan dananya secara bertahap. Misalnya ditahun ini kita dialokasikan berapa, tahun depan berapa dengan puncak penanganan serojanya di 2024”, pungkasnya
Sesuai dengan tahapan penanganan seroja, Kabupaten Malaka sendiri masih dalam tahapan transisi darurat ke tahapan pemulihan, sedangkan program R3P dilaksanakan pada tahap pasca bencana.
“Untuk usulan kita melalui R3P ini, kita eksekusinya sampai dengan 2024 sesuai dengan kesepakatan dan informasi dari Deputin R3P dan pak Direktur telah sampaikan ke pak Bupati dan saya sendiri yang mendampingi pak Bupati waktu itu. Dan teman-teman Deputin R3P sampaikan bahwa untuk usulan dari Kabupaten Malaka pada prinsipnya diterima. Tetapi untuk alokasinya bertahap. Bertahap sesuai dengan tahapan penanganan seroja. Kita sekarang masih dalam tahap transisi darurat ke pemulihan. Jadi untuk R3P di masa pasca bencana”, ujar Gabriel.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












