Kepala Dinas Pertanian Manggarai Timur, John Sentis, menjelaskan,menanamkan pohon lokal dan endemik di kawasan hutan Danau Rana Poja didukung oleh Pemerintab Daerah Kabupaten Manggarai Timur. Banyak pohon lokal dan endemik yang ditebang pada beberapa tahun silam dan ada sebagian mati karena usia pohon yang sudah tua. Dampak dari penebangan pohon di sekitar kawasan Danau Rana Poja pada beberapa tahun silam berdampak pada bencana tanah longsor pada tahun 1976 dan menenggelamkan 6 orang waktu itu. Selaian danau Rana Poja yang awalnya luas, tapi kemudian kecil ditimbun oleh tanah longsor tersebut.
“Hari ini kita menanam pohon lokal dan endemik di bekas tanah longsor dalam bencana alam tanah longsor tahun 1976. Memang tiap tahun dilakukan penanaman pohon di kawasan hutan Danau Rana Poja dan saat ini kita bisa melihat banyak pohon ampupu yang suda tumbuh besar di bekas tanah longsor di kawasan Danau Rana Poja. Mari kita menjaga pohon yang sudah ditanam sebanyak 2000 anakan pohon lokal dan endemik demi keberlanjutan ekologis dan memulihkan sumber mata air di kawasan hutan Danau Ranapoja. Kawasan danau Ranapoja harus hutan kembali,” jelasnya.
Ubah Pola Perilaku Masyarakat Yang Buang Sampah Sembarangan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












