Selain itu, Anselmus Darman, Camat Ndoso, dengan kewenangan sebagai kepala wilayah di Decamatan Ndoso dengan berapi-api memuji pilihan berorganisasi peduli lingkungan hidup yang dilakukan oleh kelompok P3K. Selain memuji inisiatif serta kreativitas merawat lingkungan hidup yang dilakoni oleh P3K, dia pun mendorong sinergi atau kerjasama berjejaring secara berkelanjutan untuk mengatur pengelolaan hutan adat Puar Merok. “Kita patut memuji dan mendukung inisiatif serta pilihan yang dibuat oleh kelompok P3K dalam organisasi yang mereka pilih secara sadar untuk perjuangan pelestarian lingkungan hidup, semoga kelompok ini tetap eksis dan terus menginspirasi kalangan muda dan siapa saja untuk menjaga dan melestarikan alam, terutama Puar Merok. Kita semua tahu, bahwa hutan yang dikonservasi ini adalah hutan adat, maka ke depannya perlu ada sinergi, diskusi, dialog ataupun kegiatan-kegiatan yang melibatkan semakin banyak orang, baik pemerintah, pemuka adat, tokoh agama dan warga masyarakat agar tetap lestari dan bekelanjutan hutan adat ini” tandasnya.
Adapun kegiatan sesi pertama berupa ibadat ekologis, animasi ekologis dan konservasi berlangsung dengan aman dari pukul 09.30 – 13.00. Selanjutnya sesi kedua dari rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan pada pkl. 18.30, bertempat di Natas Kakor dengan Talkshow bertajung Ekopedagogi. (FB//Markus Makur)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












