BIDIKNUSATENGGARA.id | Proyek tanggul yang diprakarsai oleh Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) pada tahun 2025 telah berhasil mencegah luapan air kiriman, memberikan perlindungan bagi desa-desa yang rawan banjir di Kecamatan Malaka Tengah dan Malaka Barat.
Pantauan wartawan di tanggul Oanmane pada Sabtu sore, (25/4/26), menunjukkan peningkatan signifikan dalam debit air Sungai Benenai, disebabkan oleh kiriman air dari wilayah hulu di Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU).
Air luapan hampir menyentuh pemukiman warga, namun berhasil tertahan sepenuhnya oleh konstruksi tanggul yang kokoh. Infrastruktur ini memberikan dampak langsung terhadap keamanan warga di beberapa titik krusial.
Penduduk di Desa Naimana, Fahiluka, Lawalu, dan Mota’ain dapat bernapas lega, meskipun debit air tinggi, luapan air tidak sampai merendam rumah seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Desa Oanmane dan sekitarnya juga mendapat perlindungan berkat pembangunan tanggul serupa yang dilakukan secara bersamaan dari Juni hingga Oktober 2025.
Proyek infrastruktur ini merupakan langkah strategis yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS. Pengerjaan yang dipacu pada pertengahan hingga akhir tahun 2025 ini dirancang untuk mengantisipasi banjir tahunan yang sering melanda wilayah hilir Benenai.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












