Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ngeri! Den Manek Dibakar Rokok, Yori Fatin Dipaksa Telan Ludah: GMNI NTT Geger Tuntut Copot Kapolsek Sasitamean

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

Tindakan kejam ini jelas melanggar hak asasi manusia dan kode etik kepolisian, merusak citra institusi Polri di mata rakyat NTT.

Selain itu, Legorius menyoroti bahwa penahanan tanpa status hukum yang jelas ini bukan hanya pelanggaran prosedural, tapi juga bukti adanya budaya impunitas di Polsek Sasitamean.

“Kami tidak akan diam! Ini adalah seruan darurat untuk keadilan bagi rakyat kecil yang teraniaya,” tambahnya dengan nada yang penuh kemarahan.

Sebagai langkah konkret, GMNI NTT mendesak Kapolres Malaka untuk segera mencopot Kapolsek Sasitamean dan membebaskan Den Manek serta Yori Fatin tanpa syarat. Jika tuntutan ini diabaikan dalam waktu dekat, GMNI NTT akan menggelar audiensi darurat dengan Kapolres Malaka. Apabila audiensi gagal menghasilkan solusi nyata, organisasi ini siap menggelorakan aksi demonstrasi massal di Kantor Polres Malaka untuk menuntut akuntabilitas dan keadilan bagi korban.

Baca Juga :  Awalnya Dikira Selingkuh, Ini Penjelasan Sebenarnya Keberadaan Dedy di Rumah Ima Lesek

Hingga kini, pihak kepolisian belum merespons tuduhan berat ini secara resmi, yang semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap penanganan kasus.

GMNI NTT menegaskan komitmen bulat: jika dugaan penyiksaan terbukti, kasus ini akan dilaporkan langsung ke Propam dan SPKT Polda NTT untuk proses hukum secara adil dan transparan. “Kami akan kawal hingga akhir! Tidak ada tempat bagi penyiksaan di tanah NTT,” ujar Legorius.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung