Di Desa yang sama, Desa Wederok, Dusun Lookmi, penerima manfaat atas nama Thomas Kehi dan Nikolas Bria terpaksa mengganti fiber saptik tank dengan coran semen menggunakan biaya sendiri. Sedangkan fiber yang disediakan kontraktor masih dibiarkan teronggok tak terpakai.
Sesuai informasi tender pada pada Laman LPSE Kabupaten Malaka Tahun 2021 terdapat, paket pekerjaan dengan total anggaran 1,1 Miliar Rupiah dari APBD Malaka dimenangkan kontraktor atas nama CV Sinar Geometry.
CV Sinar Geometry tersebut beralamat di Seskoe, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.
Terungkap bahwa sosok yang bertanggung jawab atas nama CV.Geometry untuk dua paket proyek saptik tank yang diduga mangkrak tersebut adalah Marselinus Nahak.
“Ia betul saya yang kerja,” jawab Marselinus ketika ditanya wartawan apakah dirinya yang bertanggung jawab atas paket proyek tersebut melalui pesab whatsapp, Minggu (12/03).
Marselinus mengakui, pekerjaan yang ditanganinya belum kelar. Walau demikian dirinya berjanji akan menyelesaikannya.
“Dan saya upayakan untuk selesaikan yang belum beres. Karena wederok itu ada satu dua pintu yang belum gantung,” ungkap Marselinus.
“Mengenai fiber kami sudah tanam dan banyak yang angkat kembali dan mereka sudah buat peryataan semua untuk mereka buat sendiri pake tembok dan pernyataan sudah saya sertakan ke pihak pertama dan itu semua mengetahui kepala desa,” sambung Marsel.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












