Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Melintasi Sungai dan Jalan Ekstrem, Ketua DPRD Malaka Reses di Tiga Desa Perbatasan TTS-TTU

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran yang akrab disapa ABS, menempuh perjalanan penuh tantangan saat melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026. Pada Minggu (6/9), ia menyambangi tiga desa paling ujung barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Ketiga desa tersebut adalah Desa Wekeke, Desa Boen, dan Desa Tafuli, yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Rinhat.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: 25 Siswa SDK Kabukaran Malaka Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

Terletak saling berdekatan, ketiga desa ini seakan terhimpit di antara dua aliran sungai besar, yaitu Sungai Boen dan Sungai Benenai. Kondisi geografis ini membuat akses menuju ketiga desa tersebut sangat sulit dan menantang. Siapa pun yang hendak menuju ke wilayah ini harus siap melintasi sungai serta melewati jalan yang cukup ekstrim dan penuh tantangan. Namun, kesulitan akses tidak menjadi penghalang bagi ABS untuk hadir langsung di tengah masyarakat perbatasan ini.

Dalam keterangannya di hadapan warga, ABS menegaskan bahwa pemilihan ketiga desa ini bukanlah kebetulan, melainkan sebuah keharusan. Ia menjelaskan alasan memilih lokasi yang paling sulit dijangkau ini sebagai tempat reses.

“Saya sengaja memilih ketiga desa ini karena ini adalah wilayah paling ujung barat Kabupaten Malaka, berbatasan langsung dengan dua kabupaten lain. Saya harus melihat langsung bagaimana kondisi wilayah ini, mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat Wekeke, Boen maupun Tafuli, bukan hanya mendengar laporan dari orang lain saja,” ujar ABS.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung