Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga yang berada jauh dari pusat akses.
Dusun Kampung Bajak merupakan salah satu dusun yang cukup terpencil. Lokasinya berada di kawasan paling tinggi dan menjadi wilayah terakhir yang dapat dijangkau oleh akses jalan beraspal.
Saat gempa bumi terjadi, warga sedang berada di dalam rumah. Merasakan guncangan, mereka langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Beruntung, seluruh warga berhasil selamat. Namun, gempa meninggalkan kerusakan pada rumah warga. Salah satu rumah yang dikunjungi bahkan sudah tidak dapat ditempati lagi.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) terdampak mendapatkan bantuan kebutuhan dasar.
Bantuan yang disalurkan berupa 100 kilogram beras, 8 dos mi instan, serta 20 paket pakaian layak pakai yang diperuntukkan bagi orang dewasa, anak-anak hingga bayi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


