Bagi warga yang rumahnya sudah tidak dapat ditempati, bantuan tersebut menjadi dukungan penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi sulit pascagempa.
Penyaluran bantuan hingga ke pelosok Kampung Bajak menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan tidak boleh berhenti karena keterbatasan akses. Masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota tetap membutuhkan perhatian dan dukungan ketika bencana terjadi.
Kehadiran dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie bersama rombongan PMI Malaka juga menjadi bentuk nyata solidaritas antarsesama warga NTT.
Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan rumah yang rusak ataupun menghapus trauma akibat gempa. Namun, kepedulian dan kehadiran di tengah masyarakat dapat menjadi kekuatan bagi para korban untuk kembali bangkit.***

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
