Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Nasional  
| Topik :

Kasus Kematian Prada Lucky: 4 Prajurit TNI Jadi Tersangka, 16 Lainnya Masih Diperiksa

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Kasus Kematian Prada Lucky: 4 Prajurit TNI Jadi Tersangka, 16 Lainnya Masih Diperiksa/ istimewa

TIMORMEDIA.COM – TNI Angkatan Darat menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) yang diduga tewas akibat penganiayaan senior.

Penetapan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Minggu (10/8/2025).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Saat ini dari sejumlah personel yang diperiksa, baik terduga pelaku maupun saksi, penyidik Pomdam IX/Udayana sudah menetapkan empat orang tersangka dan menahan mereka di Subdenpom IX/1-1 Ende,” ujar Wahyu.

Baca Juga :  Bupati SBS Dilantik Jadi Dewan Pengurus Aspeksindo Periode 2025-2030

Keempat tersangka tersebut adalah Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR.

Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka untuk menentukan pasal yang akan dikenakan serta langkah hukum selanjutnya.

Selain itu, ada 16 prajurit lain yang masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka dari hasil pemeriksaan tersebut,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Nasib Ete Bui di Ujung Tanduk, Polres Malaka Segera Umumkan Status Tersangka

Prada Lucky diketahui baru dua bulan menjadi anggota TNI sebelum mengembuskan napas terakhir di RSUD Aeramo, Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Kapadala, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kupang, NTT, Sabtu (9/8/2025).

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Ayah korban, Sersan Mayor Christian Namo, dan ibunya, Sepriana Paulina Mirpey, memberikan pelukan dan penghormatan terakhir kepada putra kedua dari empat bersaudara itu.

Baca Juga :  Dediyanto Ido Seran: Saya Tidak Akan Mundur Hingga Pelaku Penganiayaan Ibu Saya Masuk Meja Hijau

“Sayang e, kami tidak sanggup,” teriak kedua orang tua di samping peti jenazah, diikuti isak tangis kakak dan adik korban.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh TNI. Perkembangan terbaru akan diumumkan setelah pemeriksaan lanjutan selesai.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung