Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolsek Malaka Barat Tanggapi Laporan Dugaan Pengeroyokan Lansia 72 Tahun di Fafoe

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Kapolsek Malaka Barat Tanggapi Laporan Dugaan Pengeroyokan Lansia 72 Tahun di Fafoe/ Yosafat Here, SH

TIMORMEDIA.COM – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang kakek berusia 72 tahun, Arnoldus Klau Nurak, warga Dusun Besuri, Desa Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, masih menjadi sorotan.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (19/8/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita itu langsung dilaporkan pihak keluarga korban ke Polsek Malaka Barat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Arnoldus diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda Desa Fafaoe saat berada di rumah duka. Meski laporan sudah masuk, pihak keluarga sempat mempertanyakan tindak lanjut penanganan kasus tersebut.

Kapolsek Malaka Barat, Iptu Yosafat Here, SH, saat dikonfirmasi Redaksi ini menjelaskan bahwa penyidik telah mengambil keterangan awal dari korban.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

“Kemarin korban sudah langsung diambil keterangannya terkait kasus tersebut. Hari ini rencananya akan kami kirim surat undangan klarifikasi terhadap terlapor maupun para saksi. Jadi, mohon masyarakat bersabar dalam berproses,” ungkap Kapolsek Yosafat Here melalui pesan WhatsApp, Rabu (20/8/2025).

Kapolsek juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menuntaskan laporan tersebut. Ia mengajak masyarakat berperan aktif membantu polisi dalam proses penyelidikan.

“Tolong kerja samanya dari masyarakat agar bisa membantu kami sehingga peristiwa ini terang. Intinya Polsek Malaka Barat siap menuntaskan laporan dari korban,” tegasnya.

Saat ini, Polsek Malaka Barat tengah mempersiapkan pemanggilan terhadap terlapor maupun saksi-saksi terkait. Pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur hingga tuntas.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

Diberitakan Media ini sebelumnnya, Kasus penganiayaan terhadap seorang pria lanjut usia kembali terjadi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Seorang kakek bernama Arnoldus Klau Nurak (72), warga Dusun Besuri, Desa Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, menjadi korban pengeroyokan saat menghadiri rumah duka di Desa Fafoe Loro Sae, Selasa (19/8/2025) dini hari.

Kronologi Penganiayaan di Rumah Duka

Menurut keterangan keluarga, kejadian bermula sekitar pukul 00.00 WITA. Saat tiba di depan rumah duka, korban dihampiri beberapa pemuda yang berdiri di jalan. Mereka menanyakan asal korban.

Arnoldus yang menjawab berasal dari Lasaen Beikolo justru langsung dipukul dan dikeroyok. Tidak hanya itu, korban bahkan dikejar hingga ke wilayah Sukabilaran.

Usai kejadian, korban bersama keluarga melapor ke Polsek Besikama sekitar pukul 01.00 WITA. Pihak kepolisian kemudian mengantar korban ke Puskesmas Besikama untuk menjalani visum et repertum, didampingi dua orang polisi.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

Namun, menurut keluarga, setelah visum dilakukan pihak berwajib belum mengambil langkah lebih lanjut untuk mengamankan para pelaku.

Pihak keluarga korban menegaskan mereka tidak menerima tindakan penganiayaan tersebut.

“Kami sebagai keluarga korban merasa tidak terima dengan penganiayaan om kami. Kami minta polisi usut tuntas dan menangkap pelakunya,” ujar salah satu anggota keluarga, Rabu (20/8/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Malaka Barat belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus.

Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera bertindak cepat agar pelaku pengeroyokan bisa diproses hukum.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung