Dominikus berharap, segera dipajang tanda-tanda larangan bagi jalur mana yang bisa dilintasi masyarakat, dan jalur mana yang dilintasi Bupati agar jangan terjadi hal yang sama bila masyarakat lain mendatangi kantor Bupati.
“Kami masyarakat berharap, harus pasang papan pengumuman disini karena sesekali kami masyarakat harus datang di kantor ini. Supaya kami datang tau, ini jalan Bupati, ini jalan gubernur, ini jalan presiden, ini jalan mentri, ini jalan masyarakat”, ungkapnya.
Lanjut Bai Dominikus, “Kami perasaan sekali tentang jalan ini. Rumah ini kami punya, ini rumah masyarakat. Kamu kamu ini naik karena kita masyarakat ini”, katanya.
Terpantau media ini, ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Cinta Malaka (ACM) yang terdiri dari beberapa bakal calon kepala Desa mendatangi kantor Bupati Malaka sekitar pukul 12:00 wita. Namun kehadiran ratusan masyarakat tersebut pada akhirnya, sekitar pukul 17:20 wiita melalui dialog terbatas bersama Kabag Tata Pem Setda Malaka dan mendapatkan kesepakatan untuk menunggu undangan tatap muka bersama Bupati Malaka paling lambat Kamis, (02/12/22), pukul 24:00 wita. (Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












