Ia mengajukan permohonan kepada Gubernur NTT untuk memperhatikan kondisi jalan yang mengarah ke Puskesmas Alas, yang kini rusak parah, terutama saat musim hujan, membuat akses sulit bagi warga yang membutuhkan perawatan.
“Saya mengusulkan agar akses jalan menuju puskesmas diperbaiki. Jalan ini sangat sulit dilalui, terlebih ketika pasien perlu berobat,” ungkap Kades Alas.
Kades Anselmus juga menyampaikan permintaan untuk pembangunan mess bagi tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Alas. “Banyak tenaga kesehatan yang tinggal di Betun karena tidak ada mess di sini,” tambahnya.
Selain itu, Kepala Puskesmas Alas, Natalia Riwu juga mengajukan permohonan untuk penambahan mobil ambulans. “Kami hanya memiliki satu ambulans yang berfungsi, sementara yang satu sedang rusak. Ini membuat kami kesulitan saat merujuk pasien ke RSPP Betun,” ungkap Kapus, dengan nada resah.
Saat ditanya Gubernur tentang kekurangan ambulans, Kapus menjawab, “Satu mobil saja tidak cukup. Ketika kami merujuk satu pasien, sering kali sudah ada pasien lain yang juga membutuhkan rujukan,” tambah Natalia.
Menanggapi masukan yang disampaikan oleh Kepala Desa dan Kapus, Gubernur NTT memberikan kesempatan kepada Plt Kadis PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak, untuk menanggapi permintaan tersebut. “Kami akan segera menindaklanjuti permintaan dari Kepala Desa Alas,” jawab Benyamin
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












