Selain itu, Ny. Asty juga menyarankan agar Posyandu dapat dikaitkan dengan berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Contohnya, seperti pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT), benih tanaman gratis, maupun pupuk kepada masyarakat. Untuk memastikan partisipasi optimal, kader Posyandu dapat berkolaborasi dengan Linmas dan Babinsa dalam mendata dan memastikan semua sasaran program hadir.
Ny. Asty Laka Lena juga menekankan bahwa kontribusi kader Posyandu tidak harus selalu dalam bentuk fisik. Pengumpulan data terkait kesehatan, pendidikan, dan sosial yang akurat dan komprehensif juga merupakan bagian dari implementasi SPM yang efektif.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












