Dia juga menjelaskan bahwa untuk Dominikus, saat ini masih belum ada kemungkinan untuk dioperasi karena belum ada dokter ahli yang dapat menangani lukanya. Di sisi lain, Yoseph sudah menjalani operasi, tetapi kondisinya masih sangat kritis, membuat pihak rumah sakit khawatir dan meminta kedua korban segera dirujuk. “Owen saat ini berada di ruang ICU, berjuang untuk hidup,” ujarnya penuh harap.
Lebih lanjut, Moses mengungkapkan bahwa beberapa pelaku penikaman sudah berhasil ditangkap oleh Kepolisian Resort Morowali Utara, sementara pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam serangan tersebut.
Sementara itu, Wilfridus Wedi, kakak kandung dari Yoseph, menyatakan keprihatinannya dan meminta PT GNI untuk bertanggung jawab atas kejadian yang mengerikan ini, meskipun insiden tersebut berlangsung di luar jam kerja. “Kedua pemuda ini adalah karyawan yang aktif bekerja di perusahaan, dan lokasi kejadian berada di area perusahaan. Dengan demikian, perusahaan memiliki tanggung jawab moral dan finansial untuk semua biaya perawatan dan pengobatan mereka,” ungkapnya dengan nada tegas.
Wilfrid juga menekankan pentingnya pihak berwenang untuk bergerak cepat dalam menangkap pelaku dan memberikan hukuman seberat-beratnya. Ia mendoakan kesembuhan bagi kedua korban, yang kini terbaring melawan takdir di ranjang rumah sakit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












