“Setelah diserang, kami mendengar teriakan Yoseph Leba Wangge, yang sering dipanggil Owen, dan Dominikus Dawa, yang biasa dipanggil Denis. Mereka berteriak meminta pertolongan sambil memegangi luka mereka, darah mengalir deras dari tubuh mereka,” ungkap Moses Tani, om kandung dari Yoseph, yang dilansir dari Victorynews.id pada Minggu malam, (1/12/2024).
Moses melanjutkan ceritanya, “Rekan-rekan mereka yang tercengang dan ketakutan saat menyaksikan kejadian itu segera berlari untuk membantu, berusaha menghentikan pendarahan dan mengantar kedua pemuda tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.”
Kondisi kedua korban sangat memprihatinkan, dengan luka tikaman yang parah di area vital. “Kedua pemuda tersebut saat ini dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat setelah tiba di Rumah Sakit. Namun, tim medis menyatakan bahwa mereka perlu dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin di Makassar karena kondisi mereka yang kritis,” jelas Moses dengan nada khawatir.
Namun, ada kendala besar yang dihadapi; biaya rujukan yang ditetapkan mencapai Rp 100 juta untuk kedua korban, sebuah nominal yang sangat memberatkan pihak keluarga yang berasal dari desa kecil. “Saat ini, pihak rumah sakit meminta agar mereka dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena perawatannya terlalu rumit untuk ditangani di Kolonodale,” tambah Moses.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












