BIDIKNUSATENGGARA.id | Antusiasme masyarakat Kabupaten Malaka terhadap program balik tanah gratis terus menggelora, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) untuk mendukung ketahanan pangan petani perbatasan.
Hingga September 2025, program ini telah berhasil mengolah lahan seluas 541,95 hektare, sementara realisasi keseluruhan mencapai 2.805,58 hektare atau 93,52 persen dari target 3.000 hektare hingga pertengahan Desember. Program prioritas SBS-HMS ini tidak memandang latar belakang politik, melainkan siapa saja petani yang siap bertani.
Namun, di balik sambutan hangat dari berbagai kalangan seperti petani Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat dan Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, serta apresiasi Wakil Bupati HMS saat kunjungan kerja pada 3 November 2025, keterbatasan jumlah alat berat traktor tetap menjadi tantangan utama. Masih banyak lahan petani yang belum terlayani, terutama di wilayah terpencil seperti Kecamatan Laenmanen yang terhambat kondisi tanah lengket.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury, saat menanggapi pelaksanaan program pada 18 November 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












