Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dana Koperasi Desa Merah Putih Belum Cair, Ternyata Ini Kendalanya!

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Dana Koperasi Desa Merah Putih Belum Cair, Ternyata Ini Kendalanya!/ dok, Goegle

TIMORMEDIA.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa proses pencairan dana dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) masih mengalami kendala.

Penyebab utamanya adalah belum rampungnya proposal bisnis dari masing-masing koperasi penerima.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Hal tersebut disampaikan Ferry usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta Pusat, Senin (27/10).

Baca Juga :  Menuju Akmil Magelang, Ketua DPRD Malaka ABS Siap lkuti Kursus Pemantapan Pimpinan Nasional

“Proposalnya. Jadi tadi juga sudah kita bahas berapa yang akan digunakan untuk investasi dan berapa yang akan dipakai untuk modal kerja,” ujar Ferry kepada wartawan.

Menurut Ferry, jumlah koperasi yang sudah mendapatkan pencairan dana belum banyak. Salah satu faktornya adalah adanya perubahan regulasi di Kementerian Keuangan.

Pemerintah tengah menyiapkan peraturan baru untuk menggantikan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman Dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang kini telah dibatalkan.

Baca Juga :  Bupati SBS Dilantik Jadi Dewan Pengurus Aspeksindo Periode 2025-2030

“Jumlahnya belum terlalu banyak karena kemarin ada PMK yang harus kita batalkan. Sekarang sudah ada keputusan baru dari Menteri Keuangan yang akan menjadi pedoman bagi Himbara untuk pencairan. Tapi agar bankable dan visible, pembuatan proposalnya harus didampingi,” jelas Ferry.

Ferry juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Presiden berharap koperasi dapat beroperasi secara ideal dan profesional.

Baca Juga :  Menuju Akmil Magelang, Ketua DPRD Malaka ABS Siap lkuti Kursus Pemantapan Pimpinan Nasional

“Harapan Presiden, aktivitas koperasi ini bisa mendekati ideal. Misalnya, punya gudang berstandar ukuran 20 x 30 meter, memiliki gerai, hingga kendaraan operasional,” kata Ferry.

Koperasi Desa Merah Putih diberikan akses pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi melalui Himbara.

Ferry menargetkan seluruh koperasi dapat mengajukan pinjaman hingga akhir tahun 2025.

“Plafonnya Rp3 miliar untuk 1.000 koperasi desa. Seperti disampaikan Pak Dony (COO Danantara), ada sekitar Rp1 triliun yang hari ini sudah bisa dicairkan dan akan terus berlanjut,” ungkapnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung