Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

CALON TANPA CALO

Oleh: Anton Bele, pemerhati filsafat sosial-politik

Calon dan calo sekarang ini masih tetap ada dalam lingkaran setan kesulitan sistem yang sedang kita terapkan dalam apa yang kita namakan pemilihan langsung yang dikenal dengan nama-nama: ‘pemilu = pemilihan umum’, ’pileg = pemilihan lagislatif’, ‘pilpres = pemilihan presiden’, ‘pilkada = pemilihan kepala daerah’, ‘pilkades = pemilihan kepala desa’. Semua ‘pil-pil’ itu diliputi kabut hitam pekat yang kita namakan ‘demokrasi’.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Jalan keluar yang mungkin masih dianggap aneh, yaitu, stop pemilihan langsung! Pemilihan langsung pasti akan munculkan praktik calon dan calo. Kita harus mulai sadar bahwa KKN berakar pada sistim yang salah diterapkan, pemilihan langsung. Lalu?Yah, kembali ke sila ke-empat dalam Pancasila. Sistim PERMUSYAWARATAN. Para ahli tata-negara diundang untuk menjabarkan. Penulis membatasi diri dalam ruang ‘Flobamora’ yang terbatas ini. Salam.

 

Kupang, Jumat, 21 Juni 2024

Anton Bele.

Pemerhati filsafat sosial-politi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung