BIDIKNUSATENGGARA.id | Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), menunjukkan kepemimpinan responsif dengan langsung menanggapi serius keluhan tokoh agama mengenai rendahnya kemampuan membaca siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Malaka. Respons tegas ini menjadi bukti komitmen Pemkab Malaka dalam memprioritaskan kualitas pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.
Keluhan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Keagamaan yang digelar di Aula Kantor Bupati pada 27 November 2025. Seorang pastor hadir menyoroti fenomena memprihatinkan: puluhan siswa SD yang telah lulus namun masih kesulitan membaca lancar saat memasuki jenjang SMP.
“Ini bukan isu baru, tapi sudah kronis dan mendesak ditangani agar tidak menghambat masa depan generasi muda Malaka,” tegas pastor tersebut, yang mewakili kekhawatiran terhadap kualitas pendidikan di daerah perbatasan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati SBS menegaskan bahwa kemampuan membaca adalah hak dasar setiap anak yang wajib dijamin pemerintah daerah.
“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak kita tertinggal di era digital ini. Literasi adalah kunci kemandirian dan daya saing,” ujar SBS.
Sebagai langkah konkret pertama, Bupati berencana memanggil seluruh kepala sekolah SD se-Kabupaten Malaka dalam waktu dekat untuk memberikan arahan langsung dan memastikan implementasi program remedial segera.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












