TIMORMEDIA.COM – Warga Desa Oanmane, Kecamatan Malaka Barat, kini menikmati hasil nyata dari program pro-rakyat Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS). Pembangunan tanggul penahan banjir di pesisir Kali Benenain berhasil mengakhiri banjir tahunan yang selama ini merusak lahan pertanian dan mengancam ternak warga.
Langkah strategis ini menjadi bukti kuat keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil, terutama petani di wilayah rawan banjir.
Warga: Perubahan Nyata yang Kami Rasakan
Andereas Seran Nahak, warga Dusun Busabelo, menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan tanggul yang dinilai membawa perubahan besar bagi kehidupan mereka.
“Pembangunan tanggul sangat bermanfaat bagi kami di pesisir Kali Benenain. Hasil tanam kami kini aman dari banjir tahunan. Terima kasih Bapak SBS dan Bapak HMS,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan tanggul membuat lahan pertanian dan ternak warga tidak lagi rusak akibat banjir musiman.
“Ini bukti kerja nyata pemerintahan SBS-HMS yang benar-benar kami rasakan,” tambahnya.
Henderikus Fahik, warga Oanmane lainnya, juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap perhatian pemerintah.
“Dulu kami langganan banjir, tapi sekarang sangat senang dan bangga punya pemimpin yang peduli seperti Bapak SBS dan HMS. Program mereka kami rasakan langsung,” ungkapnya.
Pembangunan tanggul penahan banjir ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkab Malaka dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pengendalian bencana di wilayah pesisir sungai. Dengan berkurangnya ancaman banjir, petani kini kembali menanam jagung serta komoditas unggulan lainnya tanpa khawatir gagal panen.
Selain melindungi lahan pertanian, infrastruktur ini juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat desa.
Komitmen SBS–HMS untuk Kesejahteraan Warga
Program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat semakin mempertegas komitmen pemerintahan SBS–HMS dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Warga berharap pembangunan infrastruktur pengendali banjir dapat terus dilanjutkan di desa-desa lain yang memiliki risiko serupa.
Dengan hilangnya banjir dan meningkatnya produktivitas pertanian, masyarakat Oanmane kini menatap masa depan dengan optimisme baru.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












