Pembinaan kompetensi penyuluhan berbasis digital ini diharapkan dapat membantu para Penyuluh dalam meningkatkan jangkauan mereka. Dengan membangun konten keagamaan yang menarik di media sosial, platform online, dan aplikasi, penyuluhan dapat dilakukan lebih efektif.
Selain itu, teknologi digital juga memungkinkan penyuluh untuk berinteraksi langsung dengan umat, memberikan informasi, dan menjawab pertanyaan secara real-time.
Melalui teknologi digital, para penyuluh diharapkan dapat menciptakan konten keagamaan yang kreatif dan menarik, seperti video, presentasi, dan infografis.
Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Katolik bagi ASN (PNS dan PPPK) tersebut dibuka langsung oleh Direktorat Urusan Agama Katolik Kementerian Agama RI, Drs. Suparman, SE, M.Si.
Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, yang diwakili oleh Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, Deky Hermawan, S.Fil.
Dalam konfirmasinya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Penyuluh Agama Katolik, khususnya terkait kompetensi digital.
Hal ini dikarenakan media digital sangat berkaitan erat dengan kehidupan manusia saat ini, yang dapat disebut sebagai Homo Digitalis atau Manusia Digital.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












