JAKARTA,bidiknusatenggara.com | Pakar komunikasi politik, Antonius Benny Susetyo menuturkan, nilai-nilai luhur Pancasila harus dijadikan dalam pengaplikasian setiap kebajikan guna kemajuan Bangsa dan Negara. Pancasila itu dikatakan Benny bukan hanya sekadar hiasan belaka, melainkan harus dijadikan roh dalam tindak tanduk setiap orang.
“Kalau pemimpin memiliki roh Pancasila, dia akan mencintai rakyat dan memperhatikan kebijakan-kebijakan untuk rakyatnya”, tuturnya.
Menurut Benny, yang juga seorang budayawan itu menyampaikan, selain harus berjiwa Pancasila, seorang pemimpin dikatakan juga harus memiliki jiwa kerahiman agar bertindak welas asih, berkata dengan bijak, dan menjaga roh kesatuan Bangsa.
Tantangan ke depan seorang pemimpin haruslah memiliki jiwa pelayan, mengacu pada nilai Pancasila yang membutuhkan pemimpin berjiwa kerahiman, berjiwa terbuka, dan pemimpin yang mau belajar dan selalu rendah hati.
“Kerahiman itu pula yang menuntun jiwa seorang yang kredibel dalam kasih dan yang bisa menunjukkan kasihnya kepada mereka yang miskin, tersisih, dan lemah”, ucapnya.
Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute itu juga mengatakan, orientasi pemimpin berjiwa kerahiman itu meskipun tidak sempurna atau mendekati sempurna, yang terutama ialah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya dan memiliki belas kasih serta yang terpenting juga adalah dia yang mau merangkul lawan politiknya dan membangun kebersamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












