“Ini aneh sekali, acara penting seperti pelantikan Sekda Malaka ini tidak dihadiri Wabup Kim Taolin tanpa penjelasan resmi dari Bupati Simon sebagai Kepala Daerah. Tambah aneh lagi, Bupati Simon dalam sambutannya hanya diam membisu tanpa menjelaskan ketidak hadiran tersebut sehingga menimbulkan banyak spekulasi di tingkat masyarakat”. Beber sumber itu.
Kata sumber itu lagi, Bupati dan Wakil Bupati itu ibarat suami istri. “Sesuai tradisi adat Wesei Wehali kalau ada hajatan besar maka suami istri itu harus hadir bersama untuk menerima tamu undangan. Anehnya, dalam acara hari ini hanya nampak suami tanpa didampingi istri sehingga menimbulkan banyak spekulasi. Apakah suami istri ini lagi pisah ranjang atu sudah bercerai, ataukah sang istri lagi sakit atau berhalangan hadir karena alasan tertentu? Itu semua masih tanda tanya sehingga menimbulkan banyak spekulasi”. Lanjut sumber itu.
Keanehan kedua, kata sumber lainnya menyebutkan tidak adanya sambutan dari unsur Pimpinan DPRD yang hadir, padahal mereka juga salah satu unsur dalam Pemerintahan Daerah. “Apakah protokolernya seperti itu? Semuanya masih dalam tanda tanya”. Beber sumber itu.
Kabag Protokol Setda Malaka, Achmad Nenometa belum berhasil dikonfirmasi media ini karena menurut informasi stafnya masih mengikuti kegiatan Pim 3 di Kupang. “Pak Kabag barusan ke Kupang untuk ikut Pim 3 dan kami tidak berhak memberikan informasi kepada wartawan”. Ujar staf Protokol yang minta namanya tidak dimediakan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












