BIDIKNUSATENGGARA.COM | Kepala Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, diduga menyampaikan laporan fiktif mengenai pengadaan sapi menggunakan dana sisa anggaran (silpa) dari mantan Kepala Desa, Paulus Lau.
Kegiatan ini seharusnya berupa pengembangan ternak sapi untuk masyarakat pada tahun 2023, namun bantuan sapi tersebut diduga tidak sesuai atau bahkan fiktif.
Dana untuk bantuan sapi ini berasal dari anggaran silpa yang berjumlah 285 juta. Di bawah kepemimpinan Fridus Loe, sebagian dari dana tersebut sebesar 80 juta dicairkan untuk pengadaan 14 ekor sapi, yang dialokasikan dua ekor per dusun. Sementara itu, 50 juta dialihkan untuk program penanganan stunting. Sisa dari anggaran silpa yang mencapai 150 juta disimpan di rekening desa.
Menurut informasi yang di kumpulkan oleh media ini, pengadaan ternak sapi tersebut diduga fiktif. Sekitar bulan Maret atau April 2023, kepala desa meminta aparat desa untuk mengambil foto kandang sapi milik warga sebagai bukti laporan.
“Saya salah satu penerima bantuan sapi itu, tetapi nama saya kemudian dihapus. Setelah itu, saya melihat Kepala Desa meminta aparatnya untuk memotret kandang sapi warga, padahal sapi itu tidak pernah diserahkan kepada masyarakat,” ungkap Yulius Hale saat ditemui bidiknusatenggara.com pada Minggu, (26/1/25).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












