Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
| Topik :

Saluran Irigasi Tersier Baru di Desa Fatoin Dongkrak Produktivitas Sawah, Petani Raimea B Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Pembangunan saluran irigasi tersier baru di Dusun Raimea B, Desa Fatoin, membawa harapan baru bagi ratusan petani desa yang selama ini bergulat dengan kekurangan air bersih untuk lahan pertanian. Proyek ini tidak hanya mengatasi masalah musiman kekeringan di wilayah yang sering dilanda paceklik berkepanjangan hingga 94 hari, tetapi juga menjadi bukti komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.

Baca Juga :  Jangan Ada Lagi Korban! Tragedi Tiga Nyawa Pelajar SMP Melayang di Cekdam Halibot Harus Jadi Titik Balik Kesadaran Orang Tua

Kepala Desa Fatoin, Nur Naifio, yang hadir dalam proses serah terima proyek, menyatakan antusiasmenya. “Dengan adanya saluran ini, kami berharap hasil pertanian meningkat dan penyediaan air untuk pertanian dapat optimal. Petani Dusun Raimea B kini bisa menanam lebih intensif, terutama padi dan jagung, tanpa khawatir kekeringan seperti musim lalu,” ujar Nur.

Ia menambahkan bahwa proyek ini melengkapi upaya sebelumnya, seperti program pacul tanah gratis dan bantuan bibit unggul yang telah digulirkan SBS-HMS di Kecamatan Io Kufeu dan sekitarnya.

Warga Dusun Raimea B, Maria Klei, salah satu petani yang lahan sawahnya langsung terdampak, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih. “Dulu sawah kami sering kekurangan air, terutama saat kemarau panjang. Sekarang dengan saluran ini, kami bisa mengelola lahan lebih baik, irigasi lebih merata, dan semoga panen tahun ini meningkat dua kali lipat,” ujar Maria dengan penuh harap.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung