BIDIKNUSATENGGARA.id | Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), kembali menegaskan komitmen kuat pemerintahannya terhadap kepekaan sosial, menempatkannya sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan dan program pembangunan di Kabupaten Malaka. Penegasan ini disampaikan SBS di berbagai kesempatan, menyoroti pentingnya empati dan keberpihakan kepada rakyat, terutama di masa-masa sulit.
Dalam konteks pembangunan infrastruktur, khususnya gedung kantor bupati yang baru, Bupati SBS secara tegas menyatakan keberatannya terhadap desakan untuk segera menempati fasilitas tersebut. “Jika setelah dilantik kami langsung disibukkan dengan pindah ke kantor baru sementara rakyat masih berjuang menghadapi genangan banjir, itu adalah tindakan yang sangat tidak santun. Kita harus memiliki rasa malu kepada rakyat,” ujar Bupati SBS dengan nada prihatin.
Pernyataan ini mencerminkan filosofi kepemimpinannya yang mengutamakan kesejahteraan dan penanganan masalah mendesak masyarakat sebelum mengedepankan kepentingan seremonial atau fisik semata.
Sebagai bupati perdana, SBS juga menyuarakan kecurigaannya terhadap motif di balik desakan percepatan penempatan kantor. “Apabila saya terus-menerus didesak, saya mulai bertanya-tanya. Ada apa? Mengapa begitu kuat dorongan untuk segera menempati kantor baru? Apakah ada sesuatu yang ingin ditutupi?,” tanya SBS.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












