BETUN,Bidiknusatenggara.com | Proyek Pembangunan Septik Tank Skala Individual Perkotaan (Toilet) di Desa Raimataus, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, diduga tak kunjung rampung alias mangkrak, hingga dialihfungsikan menjadi kandang ternak babi.
Kepala Desa Raimatus, Donatus Seran Nahak mengaku, proyek tersebut belum rampung 100 persen.
Proyek tanpa papan nama, alias siluman, yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut terkesan mubazir karena tidak dimanfaatkan sesuai fungsinya.
Salah satu warga penerima bantuan septic tank di Desa Raimataus pada tim media mengatakan, adanya bantuan WC tersebut warga bukannya senang malah mengeluh. Karena bantuan tersebut tidak selesai 100 persen dan masih banyak yang terlihat centang-perenang. Mirisnya lagi, bangunan rumah toilet yang rata-rata belum dilengkapi tabung tengki pembuangan tersebut dimanfaatkan penerima untuk tujuan lain, misalnya untuk kandang ternak babi.
“Silahkan kaka dong lihat di rumah warga. Fiber ini tercecer di mana-mana karena tidak ada tukang yang datang pasang,” Ungkap salah satu warga yang namanya tidak mau disebutkan.
Dia juga mengatakan, sampai saat ini bangunan yang dikerjakan kontraktor hanya bilik WC, sebagian warga terpaksa menggunakannya sebagai kandang ternak babi atau tempat penyimpanan barang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












