Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Plt. Kepala Dinas Perikanan Malaka Apresiasi Kunjungan KKP RI, Dorong Swasembada Garam di Wewiku

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau

TimorMedia.Com – Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/4/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka mendorong program nasional swasembada garam.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Fokus utama kunjungan ini adalah wilayah Kecamatan Wewiku, khususnya Desa Weoe dan Badarai, yang dinilai memiliki potensi besar dalam produksi garam.

Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malaka, Yanuarius Tae Seran, ST., menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut dan menegaskan dukungannya terhadap pengembangan tambak garam di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Bupati Malaka Resmi Serahkan LKPD T.A 2025 ke BPK NTT

“Saya sangat berterima kasih atas perhatian KKP RI terhadap Malaka. Desa Weoe dan Badarai memiliki potensi besar untuk pengembangan garam, dan ini akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal,” ujarnya saat mendampingi kunjungan di lokasi tambak garam Weoe, Ulu Klubuk.

Yanuarius juga menambahkan bahwa, perusahaan Intan Daya Kencana (IDK), yang berada di bawah naungan KKP, telah aktif mengawal pengembangan sektor garam di Malaka dan masih memiliki sisa kontrak selama tujuh tahun.

Baca Juga :  SBS Ziarah di Makam Wakil Bupati Malaka Perdana 2016-2021

“IDK masih akan terus berkoordinasi dengan kementerian. Ini bukti bahwa mereka serius untuk melanjutkan kegiatan tambak garam di sini,” jelasnya.

Ia berharap proyek ini segera terealisasi agar dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda di Wewiku.

“Kami sangat mendukung agar proyek ini berjalan cepat karena akan menyerap tenaga kerja lokal. Saat ini mereka sedang melakukan pemetaan lokasi, dan itu menunjukkan komitmen yang nyata,” tambahnya.

Baca Juga :  Hadir di Tengah Umat, Bupati Malaka Bersama Keluarga Misa Sabtu Haleluya di Paroki Kaputu

Dukungan juga datang dari tokoh adat dan masyarakat setempat. Albertus Seran Fukun, tokoh adat Desa Weoe, menyatakan kesiapan masyarakat untuk melanjutkan kegiatan tambak garam demi kesejahteraan bersama.

“Bapak ibu dari kementerian sudah datang, kami ingin lanjutkan kegiatan ini karena akan memberikan lapangan kerja untuk anak-anak kami,” ungkapnya.

Yanuarius pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan tokoh agama, untuk bersatu mendukung program pemerintah demi kemajuan daerah.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung