Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

RSUPP Betun Terapkan SITARA, Layanan IGD Berdasar Tingkat Kegawatan Bukan Urutan Kedatangan

Reporter : Ferdy BriaEditor: Redaksi

BIDIKNUSATENGGARA.id | Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun memperkenalkan inovasi terbaru dalam pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) bernama SITARA atau Sistem Pelayanan Triase Responsif. Inovasi ini dihadirkan agar masyarakat Kabupaten Malaka memahami alur dan prioritas penanganan pasien di ruang gawat darurat.

Dalam sistem SITARA, setiap pasien yang datang ke IGD wajib melalui proses triase terlebih dahulu. Pelayanan tidak didasarkan pada urutan kedatangan, melainkan pada tingkat kegawatan kondisi kesehatan pasien.

Berikut pembagian kategori triase yang diterapkan:

– Merah: Pasien gawat darurat, membutuhkan tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa.

– Kuning: Pasien perlu penanganan cepat, namun kondisi masih stabil.

– Hijau: Pasien tidak dalam kondisi gawat, dapat menunggu antrean pelayanan.

– Hitam: Pasien dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit; petugas akan memberikan pendampingan secara profesional dan penuh empati kepada keluarga.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Layanan, RSUPP Betun Gelar Pelatihan Pelayanan Prima Selama Tiga Hari

Tidak jarang muncul pertanyaan dari pasien kategori hijau terkait waktu tunggu. “Mengapa kami yang datang lebih awal harus menunggu lebih lama?” Jawabannya sederhana! Demi keselamatan nyawa, pasien dengan kondisi paling berbahaya harus ditangani terlebih dahulu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung