BIDIKNUSATENGGARA.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama jejaring layanan KJSU (Kanker, Jantung,Stroke, dan Uronefrologi) serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bersama Rumah Sakit Umum Profesor dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Penandatanganan ini bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi warga Kabupaten Malaka.
Acara penandatanganan dilaksanakan di Aula RSUP Ngoerah Denpasar, Jumat (22/5/26). Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, hadir didampingi Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, anggota Dewan Pengawas RSUPP Betun, dan tim pendamping kesehatan daerah.
Mereka mendampingi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam momen bersejarah bagi sektor kesehatan di kabupaten paling selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
Menurut Adrianus Bria Seran, dukungan legislatif terhadap program kesehatan merupakan bagian integral dari agenda pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa program kesehatan gratis yang digagas Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu bukan sekadar janji kampanye, melainkan komitmen nyata yang harus didukung oleh infrastruktur dan jejaring layanan yang memadai.
“Pemkab Malaka telah menetapkan program kesehatan gratis sebagai salah satu program prioritas utama. Kehadiran MoU hari ini merupakan bukti nyata bahwa kami tidak hanya berbicara di ruang sidang, tetapi juga berusaha memastikan warga Malaka mendapatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas,” ungkap Adrianus Bria Seran setelah penandatanganan di Aula RSUP Ngoerah Denpasar.
Lebih lanjut, Ketua DPRD menjelaskan bahwa kerjasama jejaring pengampu KJSU dan KIA bersama RSUPP Betun dan RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar diharapkan akan menjadikan proses rujukan pasien lebih lancar, cepat, dan efisien.
“Tidak ada lagi alasan bagi warga kita terlambat dalam mendapatkan penanganan medis. Melalui sistem jejaring ini, informasi rekam medis dapat terkoneksi secara digital, jadwal pemeriksaan rutin dapat dijadwalkan secara berkala, dan biaya pengobatan sudah termasuk dalam skema kesehatan gratis yang telah disiapkan oleh Pemkab Malaka,” tambahnya.
Acara penandatanganan ini juga ditandai dengan pertukaran cenderamata. Pemkab Malaka menyerahkan kain adat tradisional yang melambangkan kehormatan dan tradisi leluhur setempat kepada Direktur Utama RSUP Ngoerah, sementara direktur utama RSUP Ngoerah memberikan replika patung Garuda Wisnu Kencana yang mencerminkan nilai-nilai budaya Bali sebagai ungkapan persaudaraan antar-daerah kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka.
Selain Bupati Stefanus Bria Seran dan Ketua DPRD Adrianus Bria Seran, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama RSUP Ngoerah, Direktur RSUPP Betun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, anggota DPRD, Dewan Pengawas RSUPP Betun, serta tim pendamping kesehatan Kabupaten Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












