BIDIKNUSATENGGARA.id | Pemerintah Kabupaten Malaka mengambil langkah strategis dalam merancang kebijakan sektor kesehatan untuk anggaran tahun 2026. Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan semua program pelayanan publik tepat sasaran melalui evaluasi ketat terhadap capaian di tahun-tahun sebelumnya.
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menekankan pentingnya perencanaan tahun 2026 yang berlandaskan pada perbaikan kekurangan yang dihadapi pada tahun 2025.
“Semua kekurangan tahun 2025 harus kita perbaiki. Kita tidak boleh mengulang kesalahan yang sama di tahun 2026,” tegas Bupati Stefanus saat memberikan arahan dalam forum konsolidasi evaluasi dan penguatan program kesehatan di Aula Kantor Bupati Malaka, Selasa (28/4/26).
Dalam kerangka perencanaan baru ini, Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dan 20 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan akan berperan sebagai tulang punggung layanan kesehatan daerah. Bupati menginstruksikan penguatan pada layanan kesehatan primer ini untuk memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka juga didorong untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












