BIDIKNUSATENGGARA.id | Radja Yohanes, seorang warga dari Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, berhasil mengubah lahan tidur menjadi kebun sayur produktif. Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pertanian yang digagas oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), dan Wakil Bupati, Henri Melki Simu (HMS).
Langkah Yohanes ini tidak hanya menunjukkan kemandirian pangan, tetapi juga memberikan inspirasi bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan potensi lahan di sekitar mereka.
Radja Yohanes melihat peluang besar dalam pertanian sayur di kampungnya, Desa Numponi, Malaka. Meskipun sebagian besar warga desa memilih merantau untuk mencari penghasilan instan, Yohanes justru fokus mengembangkan lahan yang semula ditumbuhi semak belukar menjadi area pertanian yang subur. Upaya ini sejalan dengan gencarnya sosialisasi ketahanan pangan di berbagai desa.
Saat ditemui media ini pada Senin, 1 Agustus 2025 lalu, di kediamannya, Yohanes menjelaskan berbagai jenis sayuran yang dibudidayakannya. Di lahan seluas 1 hektar, ia menanam sekitar 5.000 pohon lombok, 750 pohon kol, 600 pohon tomat, 150 pohon terong, dan 500 pohon sawi putih. Total ada lebih dari lima jenis sayuran yang ia tanam. “Apa yang saya lakukan ini untuk mendukung ketahanan pangan dalam keluarga dan menambah penghasilan,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












