Yohanes, yang bukan seorang sarjana pertanian, memiliki tekad kuat untuk menjadi petani muda yang sukses. Ia berharap masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengambil peran penting dalam memajukan sektor pertanian. “Anak muda harus bergerak untuk berkarya membangun pertanian yang lebih maju,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Yohanes juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah. “Kendala saya saat ini adalah kekurangan pupuk. Karena baru memulai, kami memohon kepada pemerintah, dalam hal ini dinas terkait, untuk membantu memenuhi kebutuhan pupuk kami,” ungkapnya.
Ia yakin, jika semua warga ikut bertani dan memanfaatkan lahan tidur atau pekarangan rumah, pasokan pangan akan aman, dan pemerintah tidak perlu terlalu sibuk memikirkan masalah ini. Radja Yohanes berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan dan bantuan kepada para petani.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












