Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kecamatan Kobalima Timur Gelar Mini Lokakarya, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Upaya percepatan penurunan stunting di wilayah perbatasan Indonesia kembali digaungkan melalui Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Kobalima Timur. Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 11 September 2025 lalu ini, menjadi platform bagi pemerintah setempat untuk mengajak seluruh unsur lintas sektor memperkuat koordinasi dalam menekan angka stunting, yang masih menjadi tantangan besar di Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Layanan, RSUPP Betun Gelar Pelatihan Pelayanan Prima Selama Tiga Hari

Kegiatan yang bertempat di aula Kecamatan Kobalima Timur ini dihadiri oleh berbagai pihak, meliputi Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Dinas KB, BAPPERIDA, Kepala Desa, TP-PKK Kecamatan, dokter, bidan, kader KB, pendamping keluarga, hingga para kader gizi. Kehadiran elemen-elemen ini menegaskan komitmen kuat bahwa penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama lintas sektor, bukan hanya urusan medis.

Dalam sambutannya, Camat Kobalima Timur, Gaudentiana, menekankan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan amanat langsung dari Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).

“Program ini wajib dijalankan secara konkret oleh semua tingkatan pemerintahan, mulai dari kecamatan hingga desa. Mari kita eksekusi program Bupati SBS dan HMS di bidang kesehatan, khususnya penanganan stunting. Ini bukan hanya tugas orang kesehatan, tetapi tugas kita semua. Jika kita solid, hasilnya pasti terlihat,” tegas Gaudentiana.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung