BIDIKNUSATENGGARA.id | Atas nama Kepala Puskesmas (Kapus) Sarina, Maria Y. Seran, S.Kep., Ns., bersama seluruh staf Puskesmas Sarina, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya bayi NY. A.B.
“Kami menyampaikan turut berduka cita yang sangat dalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan dan penguatan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Kapus Sarina, Maria Y. Seran, S.Kep., Ns., yang akrab disapa Ibu Ida.
Kepala Puskesmas Sarina menanggapi beberapa pemberitaan yang menyudutkan pihak Puskesmas Sarina melakukan penelantaran terhadap seorang ibu hamil yang hendak bersalin.
“Itu tidak benar. Kami telah memberikan pelayanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kami tidak menelantarkan pasien,” tegasnya kepada media ini.
Menurut Ibu Ida, penelantaran pasien baru dapat dikatakan jika tidak ada petugas kesehatan yang memberikan pelayanan sama sekali. “Faktanya, malam itu dua orang bidan menjemput pasien di kediamannya menggunakan mobil ambulan dan membawanya ke Puskesmas untuk pemeriksaan sesuai SOP. Kami tidak memahami tuduhan penelantaran dalam pemberitaan tersebut,” jelasnya.
Ia menjelaskan kronologi kejadian sebagai berikut:
1. Pukul 21.02 WITA, keluarga pasien menghubungi Bidan Desa untuk menjemput ibu hamil di Desa Kereana. Bidan yang bertugas langsung menyampaikan informasi melalui Group Bidan Puskesmas Sarina. Segera, dua bidan bersama sopir ambulan menjemput pasien di kediamannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












