2. Pukul 22.15 WITA, pasien tiba di Puskesmas Sarina dan langsung diperiksa oleh bidan yang bertugas. Hasil pemeriksaan disampaikan kepada dokter untuk ditindaklanjuti sesuai SOP.
3. Pukul 01.30 WITA (setengah dua dini hari), kondisi pasien memasuki pembukaan lengkap dan siap untuk persalinan. Bidan langsung menolongnya.
“Tiba-tiba, saat proses persalinan, pasien mengalami sesak napas. Bidan bertugas segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter menginstruksikan pemasangan infus, oksigen untuk stabilisasi kondisi, dan persiapan rujukan ke RSUP Prof. Dr. Pieter Mombasu (RSUPP) Betun,” tambahnya.
Sebelum rujukan, pihak Puskesmas meminta persetujuan keluarga pasien, yang menyetujui rujukan tersebut. “Proses rujukan dilakukan sesuai SOP sepenuhnya,” tandas Ibu Ida.
Ia menegaskan kembali, “Poin utamanya, kami tidak menelantarkan pasien. Kami menjemput pasien dari rumah dengan ambulan didampingi dua bidan, melakukan tindakan medis di Puskesmas, baru kemudian merujuk ke RSUPP Betun,” tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












