Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Yanuarius Boko Beri Tanggapan Terkait Dugaan Proyek Mangkrak Gedung Aula Serbaguna SMPN 1 Malaka Tengah

Yan Boko menanggapi, “Saya tidak pernah blokir orang.”

Wartawan bidik kemudian bertanya tentang pengerjaan keramik, mengapa hanya bagian tangga luar yang dikerjakan. Yan Boko menjawab, “Pak wartawan, pekerjaan itu sesuai dengan perencanaan dan RAB. Kalau RAB-nya begitukan, mereka kerja sesuai dengan itu. Prosesnya melalui tender, pak.”

Saat ditanya tentang anggaran proyek yang cukup besar, yaitu Dua Miliar Tujuh Ratus Juta Lebih, tapi plafon tidak terpasang, Yan Boko menjawab, “Silahkan eee, karena plafonnya tidak ada, anggarannya tidak cukup. Pihak yang merencanakannya ada, pengawasan ada, kita backup dengan tim teknis, dan ada pendampingan dari Kejaksaan.”

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Betun Diduga Mencatut Nama Sekretaris Dinkes Malaka untuk Tutupi Anggaran Dana BOK

Ketika ditanya tentang audit, apakah ada temuan atau tidak, Yan Boko mengarahkan wartawan untuk bertanya pada pihak ketiga yang mengerjakan proyek itu.

Wartawan bidik bertanya mengapa keramik tidak dipasang di dalam ruangan terlebih dahulu sementara hanya bagian tangga luar yang dikerjakan? Yan Boko menjelaskan, “Itu kita merencanakannya begitu, tapi karena anggarannya tidak cukup, kita rencanakan untuk tahun berikutnya untuk dilengkapi.”

Baca Juga :  Dari Atas Tribun Stadion Oepoi, Bupati SBS Beri Semangat Kepada Tim PS Malaka U-12 yang Jadi Pusat Perhatian Penonton

Mengenai pihak ketiga yang mengerjakan proyek itu, Yan Boko menyebut Tumbes Jaya.

Saat ditanya tentang meteran listrik, Yan Boko menyatakan, “Meteran ada”. Wartawan kemudian mengatakan, “kami lihat listriknya ditarik dari gedung lain.” Yan Boko menjawab, “Nanti tanya di pihak ketiga saja.”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung