Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Transformasi Sistem Pangan Yang Berbasis Budaya, Berkeadilan dan Berkelanjutan Mempertemukan Pemangku Kepentingan di Tiga Kabupaten di Flores Barat

Terdaftar lebih dari 500 anak muda dari tiga wilayah (Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur) yang tergabung dalam Orang Muda Katolik (OMK) mengikuti rangkaian kegiatan Festival Golo Koe di tahun ini.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan melakukan kegiatan penanaman bibit mangrove dan bersih-bersih pantai pada 11 Agustus 2023. Selanjutnya, kegiatan seminar dan talkshow berlokasi di Aula Paroki Wae Sambi.

Turut hadir saat sebagai keynote speaker yaitu Utusan Khusus Kepresidenan (UKP) Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, Direktur The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili Niode PhD dengan topik bahasan mengarusutamakan isu perubahan iklim global ke konteks lokal.

Selain itu, Romo Inno Sutam membahas topik penerapan Laudato Si dalam mendorong aksi iklim, pangan, dan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Uji Tanding Terakhir PS Malaka U15, Siap Berlaga di Piala Soeratin 2026

Romo Inno memandang kontribusi agama dalam menyelesaikan persoalan perubahan iklim semakin relevan.

Mengutip pernyataan Paus Fransiskus dalam Laudato Si, Romo Inno menyatakan bahwa bumi kita dalam keadaan krisis. Ensiklik kedua Paus Fransiskus ini mengkritik konsumerisme, pembangunan yang tidak terkendali, kerusakan lingkungan, dan pemanasan global.

Romo Inno berharap generasi muda Katolik dapat menjadi penggerak ketahanan pangan lokal dan ekonomi berkelanjutan yang berbudaya dan berkeadilan iklim.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung