BIDIKNUSATENGGARA.id | Aksi demonstrasi dari Aliansi R4 terkait formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Malaka, sempat diwarnai ketegangan. Para peserta aksi menyuarakan kekecewaan mereka karena merasa nama-nama mereka tidak terakomodir dalam skema PPPK. Kamis, (18/9/25).
Situasi berhasil diredam berkat kehadiran Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran (ABS), yang langsung menyambut para pengunjuk rasa.
Ia memberikan ruang dialog seluas-luasnya kepada massa aksi untuk menyampaikan keluhan dan tuntutan mereka. Meskipun sempat terjadi adu argumen yang memanas, ABS dengan tenang meredamnya.
Dengan tenang, ABS menyampaikan pesan untuk menenangkan massa. “Tenang supaya kami urus kamu. Kalau semuanya bicara kita mau dengan yang mana? Kalau kalian tidak mau dengar kami, siapa yang mau urus kamu? Tenang, kalau yang satu sedang bicara, yang lain dengar supaya kita bisa terima aspirasi dari adik-adik,” ujarnya, mencoba mengembalikan ketertiban.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk memperjuangkan aspirasi mereka. “Kami tidak punya niat sedikit pun untuk tidak mengurus kalian. Tidak ada istilah jalan buntut. Siapa bilang tidak bisa? UUD 45 saja bisa amandemen bagaimana hanya dengan aturan ini,” kata Adrianus, memberikan semangat dan harapan kepada massa aksi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












