Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Siaran Pers Klarifikasi Somasi Dari Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Viralnya Video Percakapan Tawaran Tanah Puskesmas Ke Kapolda NTT

Saat itu, saudari Sekdinkes Matim berbicara bagaimana selama ini pihaknya sangat terbantu sekali dengan keberadaan Polri dalam hal ini Polres Manggarai Timur dan TNI dalam menangani masalah angka stunting dan kematian ibu dan anak di Manggrarai Timur yang tinggi. Sehingga, saudari Sekdinkes menawarkan ke Pak Kapolda gedung dan tanah-tanah puskesmas yang masih kosong untuk dibangunkan Pos Polisi. Menanggapi apa yang disampaikan saudari Sekdinkes, Pak Kapolda hanya menyarankan agar itu di diskusikan dengan Pak Kapolres Manggarai Timur yang saat itu berada tepat disamping mendampingi pak Kapolda.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Video percakapan itu akhirnya saya share ke group WhatsApp Badan Pengurus Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA MATIM), yang didalam WAG tersebut, Bupati Manggarai Timur, Bapak Agas Andreas juga sebagai anggota group tetapi suadari Ani Agas bukan anggota Group.

Pernyataan saya di Group FORKOMA Matim meyebutkan:

“Sejak kapan Ani Agas Punya tanah puskesmas?  Tanah-tanah Puskesmas di Matim itu banyak tanah hibah dari masyarakat untuk pembangunan fasilitas kesehatan. Dengan angkuhnya, Ani Agas, menawarkan tanah-tanah itu untuk dibangunkan Pos Polisi. Ngawur !!”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung