Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

SBS-HMS Obati Rasa Rindu Warga Numbei dengan Membangun Jembatan Gantung

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Penantian panjang warga Dusun Numbei, Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, untuk memiliki jembatan gantung kini mulai terobati. Sejak Indonesia merdeka hingga 2024, dusun ini dikategorikan sebagai wilayah terisolasi karena minimnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur penyeberangan Sungai Benenai.

Kini, di era kepemimpinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka resmi memulai pembangunan jembatan gantung Numbei pada Jumat, 21 November 2025, ditandai dengan pelaksanaan MC-0 di lokasi proyek.

Proyek multiyears ini dengan panjang 110 meter dan pagu anggaran Rp 7,15 miliar (Tahun I 2025: Rp 3,95 miliar; Tahun II 2026: Rp 3,2 miliar) bertujuan membuka akses transportasi, mendukung perputaran ekonomi, serta memperlancar akses ke layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat pemerintahan di Betun.

Jembatan gantung ini menghubungkan Dusun Numbei (Desa Kateri) dengan Desa Kakaniuk, keduanya di Kecamatan Malaka Tengah, mengakhiri kesulitan warga yang selama ini harus melawan arus deras sungai saat musim hujan.

Baca Juga :  Bupati SBS Teken Dokumen di Bawah Pohon, Apa Pesannya?

Bupati SBS, yang baru-baru ini meninjau langsung progres pembangunan pada 5 Desember 2025, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk pelayanan tanpa batas ruang. “Dengan harapan roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. Ke depan, jika jembatan ini selesai dikerjakan, saya berharap Dinas PUPR membuat aturan beban maksimal agar tidak melebihi kapasitas yang ditentukan,” ungkap SBS.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung