Menggemakan pesan Presiden RI, Prabowo Subianto, SBS juga menyerukan semangat kompak, solid, dan bersatu untuk rakyat. “Jangan khawatir untuk melayani rakyat dan harus menjadi petarung. Jangan sampai setelah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, kita hanya melayani pendukung saja. Saya tegaskan bahwa Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu (SBS-HMS) adalah Bupati dan Wakil Bupati milik seluruh masyarakat Kabupaten Malaka,” tegasnya.
SBS melanjutkan dengan menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai larangan sekat-menyekat. “Kita harus bertobat. Cukuplah kita diadu domba selama 350 tahun. Politik adu domba yang diwariskan penjajah adalah politik untuk kepentingan penjajah itu sendiri, jangan sampai kita mewariskannya. Oleh karena itu, pesan Bapak Presiden kepada seluruh Kepala Daerah adalah harus kompak, solid, dan bersatu untuk mengurus rakyat,” paparnya.
SBS mengingatkan agar seluruh pihak tidak mudah terpancing hasutan atau terprovokasi dari luar. “Melalui forum yang terhormat dan perdana ini, kita harus kompak, solid, dan bersatu untuk mengurus rakyat, serta menjadi petarung bagi rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, SBS menjelaskan bahwa pemerintahan bukan hanya tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati, melainkan juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Memperhatikan rakyat Malaka bukan hanya tugas Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga tugas DPRD Malaka. Untuk itu, kita harus kompak membangun Malaka, bersatu untuk mengurus rakyat,” jelas SBS.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












