Awalnya, setelah aparat turun ke lapangan, Ko Ama merasa ada harapan bahwa situasi ini akan segera teratasi. Namun, aksi pelemparan oleh OTK semakin meningkat, berlangsung setiap malam. “Karena merasa tidak aman lagi, saya kembali membuat laporan kedua terakhirnya di Mako Polres Malaka pada tanggal 7 Desember 2024,” terangnya.
Ko Ama sangat berharap agar laporan yang kedua ini ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak Polres Malaka, terutama mengingat semakin banyaknya kerusakan material yang dialaminya.
Dia berulang kali menekankan pentingnya kenyamanan keluarganya yang kini sangat terganggu akibat peristiwa yang tak terduga ini. “Saya berharap laporan saya yang kedua dapat ditangani secara serius oleh pihak Polres Malaka, sehingga saya bersama keluarga bisa tetap aman dan damai. Saya tidak ingin mencari musuh karena hidup bersama jauh lebih damai dibandingkan mencari permusuhan,” tandas Ko Ama.
Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Malaka hingga Kasatreskrim belum berhasil dikonfirmasi.**(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












