Tidak hanya itu, terang Serfas, jalur ini merupakan jalan utama yang kerap dilalui oleh anak–anak sekolah, khususnya anak SMP dan SMAN. Selain itu, masyarakat juga sering melalui jalur ini ketika ingin berpergian ke ibu kota kecamatan atau ibu kota Kabupaten Malaka untuk menjual hasil bumi mereka.
“Seharusnya, pemerintah Desa Barene atau pemerintah Kabupaten sadar akan kondisi ini”, Kesalnya
Salah satu masyarakat ketika ditanya mengenai kondisi jalan tersebut, mengatakan kami hanya menunggu kapan kami akan diperhatikan oleh pemerintah, selama ini tdk ada tanda-tanda untuk di perbaiki.
“Pemerintah Desa hingga saat ini tidak ada tanda-tanda perencanaan untuk memperbaiki jalan tersebut, kami hanya menunggu kapan pemerintah memiliki hati untuk perhatikan jalan ini”, pungkasnya
Kepala Desa Barene, Elisabet Bessie S.Pd kepada media ini mengatakan, jalan memang kondisinya seperti ini dari sebelum saya menjabat
“Jalan tersebut sudah seperti ini dari sebelum saya menjabat dan jalan benahe masuk dalam program kerja”, katanya
Tambahnya, ia baru menjabat sebagai kepala Desa Barene satu bulan. Rencana kedepan akan di perbaiki dan itu masuk dalam program kerjanya. “Saya baru menjabat jadi kades satu bulan tetapi saya pastikan akan perbaiki jalan tersebut”, tegasnya. *(Andry Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












